Andreas Nikolaus Lauda 2011.jpg

Niki Lauda

Beberapa tahun lalu, saya menonton sebuah film tentang balapan Formula 1, judul film nya adalah RUSH. Dan menurut saya film nya sangat bagus. Dikisahkan ada 2 pembalap yang sekitar tahun 60-70an menjadi rival berat yaitu James Hunt dan Niki Lauda. Penggemar balap pasti kenal kedua nama ini.

James Hunt dan Niki Lauda sama – sama memulai karier dari balapan formula 3, suatu ketika mereka berdua bertanding di formula 3 dan NIki Lauda dikalahkan, tidak terima dikalahkan, Niki lalu berniat  meminta bantuan pada ayahnya yang adalah pengusaha besar di Austria, namun tidak dikasih. Karena tidak dikasi, Niki lalu meminjam ke bank dan kemudian dengan dana tersebut, membeli sebuah Tim balap formulai 1 dan kemudian menjadi pembalap formula 1.

Singkat cerita James hunt pun mengikuti jejak yang sama. Dikarenakan kalau melalui jallur normal, merka harus menunggu sponsor dulu. Antara James Hunt dan Niki Lauda kemudian menjadi persaingan yang hebat di Formula 1, mereka silih berganti menjadi Juara 1 dan 2 pada berbagai kejuaraan. Kadang niki lauda yang menang dan kadang james hunt yang menang.

Perbedaannya adalah, ketika James Hunt menang, dia merayakannya dengan pesta dan mabuk -mabukan. Sementara Niki Lauda, langsung pulang ke kediamannya setelah mengalami kemenangan. Alhasil bisa ditebak, James hunt tidak mendapat sponsor karena gaya hidupnya yang berantakan (ditakutkan akan menjadi image negatif bagi brand) dan sempat hampir bangkrut. Namun tiba – tiba tim Mc Laren mengontrak dan James Hunt bangkit.

Namun kebiasaan james hunt tidak berubah. Setiap kali menang, selalu pesta.

Niki Lauda kemudian mendapatkan 1x juara dunia.

Suatu ketika , akan ada balapan di sirkuit yang terkenal sangat berbahaya.
Niki lauda kemudian mengajak semua pembalap untuk boikot balapan, “katanya resikonya terlalu besar, saya hanya akan bertanding dengan batas maksimal resiko 20%, tidak lebih 1% pun”

Tapi perkataan niki lauda kemudian di abaikan. Akhirnya terpaksa dia mengikuti juga balapan di sirkuit yang berbahaya, dan akhirnya kecelakaan.

Dengan kecelakaan Niki lauda, maka james hunt mengambil kesempatan untuk merebut piala dunia F1 dari niki lauda , sementara niki lauda berada dalam pengobatan di rumah sakit. Walau masih dalam rumah sakit, namun tekad niki lauda sudah bulat, dia akan segera bangkit dan mengikuti turnamen balap untu mempertahankan gelar piala dunianya.

Pada akhir sesi balapan, skor hanya berbeda 3 poin  , Niki lauda klo ga salah 68 poin sementara James Hunt 65 poin. Saat itu cuaca tidak bersahabat, sedang badai, namun karena hak siar acara turnamen sudah terjual maka turnamen balap tidak dapat dihentikan. Semua akhirnya mengikuti turnamen tersebut.

Pada lap 1,  niki lauda akhirnya teringat akan keluarhanya dan ingat akan prinsip 20% yang sempat dia langgar, dan akhirnya keluar dari balapan di lintasan pertama. Sebalinya James hunt terus melaju, walau saat itu Ban nya sudah harus diganti, dengan mengambil resiko yang sangat besar, james hunt akhirnya menjadi Juara dunia menggantikan niki lauda.

Suatu ketika, James hunt akan naik pesawat pribadinya ditemani wanita – wanita (dia cerai dengan isterinya) dan ketemu dengan niki lauda yang sedang membersihkan pesawat kecilnya. Niki lauda berkata “kau harus belajar mengemudikan pesawat, ini mengajarkan mu disiplin, kau tidak bisa melanggar aturan”.  James Hunt menyombongkan  gelarnya dan beranggapan bahwa tidak apa kalau melanggar aturan, dan niki lauda berkata “kau anggap itu kemenangan, bagiku kau mengambil resiko terlalu besarm itu kekalahan”, namun james hunt tetap menyombongkan dirinya.

Di akhir percakapan, Niki Lauda berkata “segeralah kembali, latihan dan tantang aku lagi di turnamen berikutnya, kau adalah salah satu orang yang paling ku hormati ”

Namun james hunt tidak menurutinya. akhirnya karir james hunt berhenti di sana, dia kemudian menjadi penyiar dan Meninggal dunia karena serangan jantung di usia 45 tahun. Smeentara niki lauda memperoleh dua kali lagi juara dunia sehingga total Niki lauda mendapatkan 3x gelar juara dunia balap F1. Dan hingga saat tulisan ini dibuat Niki lauda masih hidup.

James Hunt hanya ingin membuktikan dirinya bisa menjadi juara dunia, bagi dia sekali saja sudah cukup.

saya menceritakan cerita ini di awal, karena Bagi saya trading maupun investasi sangat butuh yang namanya DISIPLIN. Dari luar pekerjaan ini membuat saya terlihat seperti pengangguran, seharian bisa di rumah, mandi  kadang jam 4 sore :D

Namun di saham, disiplin yang ketat sangat dibutuhkan. bukan hanya soal disiplin cut loss , namun juga disiplin dalam memilih saham dan disiplin MENUNGGU hingga saham yang akan / telah dibeli cocok dengan trading plan.

Kadang muncul pertanyaan , “pak, bikin trading plan sih gampang, tapi bagaimana cara agar bisa ikuti trading plan itu yang susah”, karena membuat perencanaan memang tidak semudah menjalankan perencanaan tersebut. Banyak hal yang membuat kita tidak bisa menjalankan rencana yang sudah kita buat. Problemnya terkadang bukan di susahnya, tapi di sisi disiplin nya.

Mungkin Jesse Levermore saya samakan dengan James hunt, dia sekali mendapat uang saat trading hingga 100 juta USD tahun 1930an. jumlah yang sangat besar saat itu, namun setelah itu dia kehilangan segalanya bahkan akhirnya bunuh diri. Bandingkan dengan George Soros, dan Warren Buffet mereka tidak mendapatkan hasil yang sangat spektakuler pertahun hanya untung +-20% namun mereka bisa dengan disiplin mempertahankan prestasi tersebut dan kekayaan mereka bertahan.

Semua kembali kepada disiplin, pekerjaan apapun yang anda geluti saat ini, memerlukan dispilin. Trading sering dianggap MAIN SAHAM, main ga perlu disiplin, tidak jarang yang akhirnya gagal

Sebagai tambahan, kalau anda inging lebih lanjut mengatahui perbedaan kehidupan Niki Lauda dan James hut, anda bisa cari NIKI LAUDA di google . Jika anda suka tulisan ini silahkan Like dan Share ke FB dan twitter dengan cara klik LIKE Di bawah ini

Facebook Comments

News Reporter

1 thought on “Disiplin

  1. Kalau disiplin cutt loss itu perhitungannya bagaimana?
    dan juga bagaimana caranya melihat suatu saham itu bagus atau tidak.
    karena saya beberapa kali ambil saham tampaknya salah terus.
    nyangkut dan akhirnya jual rugi.
    mohon pencerahannya.

    Salam,
    Pedro

Leave a Reply

%d bloggers like this: