[simpleSubscribeForm]

daftarkan email anda untuk memperoleh update terbaru dari kami, Gratis !!!

Bank BCA

Bank BCA merupakan salah satu bank terbesar di indonesia, sekaligus, bank BCA juga merupakan emiten dengan kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. Sehingga harga saham BBCA yang salah satunya dipengaruhi oleh kinerja keruangan BBCA ikut menentukan arah pergerakan IHSG

Laporan Keuangan Bank BCA

BBCA adalah bank dengan kapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia , Kapitalisasi per penutupan 1 Juni 2015 adalah sebesar 343 Trilliun. Kedua terbesar bank BRI 285 T dan Ketiga Bank Mandiri Sebesar 246 T. Total kapitalisasi 3 Bank Terbesar sendiri telah mencapkup 17% (875 T) dari kapitalisasi BEI

Revenue BBCA

Pada laporan keuangan Bank BCA BBCA Q1 2015 Revenue BBCA Pada Kuartal Pertama terus mengalami peningkatan secara konsisten sejak tahun 2010 dimana pada kuartal pertama tahun 2010 Revenue BBCA hanya 4,7T , di Kuartal Pertama 2015 naik menjadi 11,5 T

Rasio Keuangan BBCA

Bank BCA Dari tahun ke tahun cukup bagus dalam menjaga radio keuangannya. ROE stabil di kisaran 20-21% . Profit Margin stabil di kisaran 34-36% Dan DER agak menurun hingga ke 6x namun ini adalah indikasi positif bagi BBCA Yang tidak terlalu berfokus ke dana mahal (tidak ikut perang bunga)

Pertumbuhan Laba bersih BBCA pada Q1 2015 mengalami perlambatan, dari sebelumnya 29% menjadi hanya 11%. hal ini cukup wajar mengingat Ada perlembatan ekonomi di tingkat nasional dan global. Serta proyeksi kenaiakn suku bunga The Fed

BBCA vs BMRI vs BBRI

BBCA merupakan bank dengan margin terbesar, karena BBCA lebih cenderung mengandalkan pemasukan berbasis FEE (Fee based income). Dari sisi PER juga BBCA paling tinggi.

Saat bursa turun, BBCA juga ikut turun, namun penurunan BBCA adalah yang paling kecil. Ini bisa mencerminkan kepercayaan investor yang besar terhadapa kinerja keuangan dan bisnis BBCA. Diantara BBCA BBRI dan BMRI, terlihat BCA adalah bank dengan penurunan harga saham paling sedikit. BBCA hanya turun dari high 9,5% sementara BBRI -12.8% dan BMRI -14.7%

Kesimpulan

Walau ada perlambatan namun saya percaya BBCA masih bisa bertumbuh positif di tahun tahun yang akan datang. Melihat model bisnis BBCA yang lebih cenderung mengandalan pemasukan berbasis FEE saya percsaya BBCA cukup aman untuk dijadikan saham Investasi.

BBCA terbukti sebagai salah satu saham yang bertahan menghadapi goncangan bursa.

Lebih jelasnya bisa dilihat di Infografis berikut ini

 

Infografis Laporan Keuangan Bank BCA
Infografis Laporan Keuangan Bank BCA

Jika anda suka artikel ini silahkan share di media sosial anda dengan cara klik tombol LIKE dan share twitter di bawah ini

 

 

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: