Dulu waktu awal – awal nikah, sebelum tidur isteri saya suka berpesan pada saya “besok klo bangun pagi jam 6, aku dibangunin ya, mau ke pasar”. Besoknya jam 6 pagi saya bagunin,malah ditabok (wajah saya dipukul). Ya ginilah nasih pengantin baru, diminta bangunin,m alah dipukul :D.

Tahukah anda, sekitar seratus tahun yang lalu, membangunkan orang adalah sebuah pekerjaan yang menghasilkan uang. Saat itu belum ada HP, belum ada jam weker, sehingga nagi mereka yang ingin bangun pagi pada jam tertentu, menyewa jasa Waker Hidup untuk membangunkan mereka.

Suatu saat jam weker dengan fasilitas pengatur waktu reminder muncul dan akhirnya mereka yang bekerja sebagai “tukang bangunin orang” , kehilangan pekerjaan nya.

Mau tidak mau, suka tidak suka, ikut tidak ikut, perubahan dalam hidup ini akan selalu ada. paling gampang, tarif listrik yang setiap tahun selalu naik, membuat kita semua harus selalu menyesuaikan budget buat listrik.

Dalam jaman yang penuh dengan perubahan, Inovasi menjadi suatu kebutuhan. Perusahaan yang gagal ber-inovasi akan pelan – pelan ditelan oleh kompetitornya.

Industri SmartPhone

Saat ini industri Smart Phone dikuasasi oleh beberapa pemain besar, antara lain Apple, Android (samsung), Blackberry , Nokia, Sony dan LG.  Selain pemain – pemain besar tersebut, ada juga beberapa pemain yang dulu adalah pemain besar, misal Ericson, dan Motorolla.

Dulu Nokia sempat disebut sebagai ponsel sejuta umat di Indonesia karena saat itu hampir semua pengguna ponsel , menggunakan Nokia. Namun saat ini sunggu berbeda, Nokia sudah ditinggalkan dan saat ini adalah eranya Android dan Apple.

Kali ini saya akan sedikit membahas tentang inovasi, ada istilah inovasi atau mati. Dan menurut saya ini BENAR adanya. Tanpa inovasi, sebuah perusahaan lama – kelamaan akan habis juga.

Nokia sempat kuat di indonesia, namun karena tidak ada inovasi yang berarti, ketika muncul blackberry, konsumen pun beralih ke black berry. Saat blackberry mulai muncul, nokia sepertinya belum merasa pangsa pasarnya terganggu, sehingga saat itu saya melihat tidak ada gebrakan baru dari nokia dan akhirnya saya pun membeli blackberry.

Lama kelamaan, makin banyak masyarakt berganti handphone dari nokia ke blackberry, Sampai disana Nokia juga belum ada gevrakan apa – apa. Hingga muncul android, barulah Nokia mulai kelabakan dan membuat HP dengan sistem operasi windows. Disini saya melihat Inovasi yang nokia lakukan tergolong inovasi karena kepepet dan bukan  Inovasi di saat nokia sedang kuat.

Saat nokia sedang kuat, inovasi nokia hanya sebatas bentuk HP yang makin menarik namun di dalamnya tidak ada perubahan yang signifikan.

Datanglah era blackberry. saat itu applikasi  kebanyakan masih berbayar. Dan muncullah android dengan sistem operasi terbuka / open source, Dimana Andorid di dukung oleh google yang merupakan salah satu perusahaan IT terbesar di dunia. Android mengambil pasar yang sangat luar biasa, dia tidak perlu mengembangkan terlalu banyak aplikasi, tapi menyerakan kepada developer untuk mengembangkan aplikasi baru secara  gratis maupun berbayar. Bukan hanya itu, kalau perusahaan lain mengembangkan Sistem Operasi hanya untuk produknya sendiri, maka Android membuka kesempatan bagi produk apapun untuk memakai sistem operasi nya.

Dalam jangka pendek tentu akan merugikan, namun saat ini Google telah menikmati hasilnya. Android saat ini adalah sistem operasi yang terbanyak dipakai di Smart Phone.

Kembali ke inovasi.

Nokia, setelah dia kepepet barulah inovasi, hal yang sama pun berlaku ke Blackberry, seteleh Android mulai berjaya dan banyak developer menarik dukungan terhadap BB, barulah BB mulai berbenah. Hasilnya pun berbeda, kalau kita lihat BB Seri terbaru di Indonesia tidak begitu baik tanggapan pasarnya.

Sementara Google, saat memunculkan Android, masih berada dalam kondisi yang snagat prima, tercatat laba Google dari tahun 2004 terus naik. Inovasi tentu membutuhkan banyak dana, sehingga jika inovasi dilakukan pada saat kepepet dan kekurangan dana, maka sangat berpotensi  inovasi terebut gagal, sebaliknya ketika dalam keadaan “JAYA” perusahaan ber-inovasi, maka inovasi tersebut cenderung berhasil, dan kalaupun gagal, maka resikonya ter ukur.

Tidak sedikit inovasi google yang gagal, contoh Google+ , serta banyak lagi perusahaan yang google akuisisi  namun akhirnya kandas (menutup layanan) namun gambaran besarnya adalah Google terus menghasilkan laba dari inovasi – inovasinya. Salah satu inovasi  sukses yang Google lakukan adalah membuat blogspot serta meng-akuisisi YouTube, keduanya dilakukan google saat sedang dalam masa jayanya, alhasil kedua inovasi tersebut tergolong sangat sukses, Blogspot adalah salah satu situs blog yang paling banyak diguhakan dan youtube adalah situs berbagi video yang terbesar. Tidak lupa juga Google Map yang sangat sukses dan saat ini dipakai oleh hampir semua pengguna HP Android.

Inovasi Apa Yang Bisa Saya Lakukan ?

Berbicara tentang inovasi, anda jangan berpikir muluk – muluk bahwa inovasi hanya bisa dilakukan oleh perusahaan besar dengan memproduksi produk baru. Tidak selalu demikian.

Dalam hidup pribadi banyak hal yang bisa anda rubah. Misal sistem kerja anda . Bagaimnacara anda bekerja, jam berapa anda bekerja, jam berapa anda bangun pagi paling efektif. Makanan apa yang paling sehat bagi anda, Apa pola hidup yang palnig efektif bagi anda.

Menurut saya inovasi tidak terbatas pada perusahaan dengan membuat produk baru, namun bagi disi sendiri, mencari cara agar hidup ini lebih efektif dan bermanfaat adalah sebuah inovasi.

Sebagai contoh bagaimana memiliki sistem bekerja, bisa anda baca di artikel berikut ini : https://rhliembono.wordpress.com/2015/11/29/memiliki-sistem-bekerja/

 

 

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: