Ada lagi satu meme komik yang saya baca yaitu “Guru dibayar murah untuk mendidik anak – anak agar ber-akhlak baik, sementara Aktris dibayar mahal untuk sebaliknya”

Terlepas dari benar atau tidaknya pernyataan di atas, kita perlu mengakui bahwa antara jadi guru dan artis, memang profesi aktris jauh lebih mahal daripada guru.

Tidaklah salah kalau profesi aktris dibayar mahal, karena manusia lebih cenderung menyukai entertaimen / hiburan daripada pendidikan. Sebagai contoh lebih banyak orang rela membeli HP seharga 6 juta , daripada buku Seharga Rp. 500.000 , katanya mahal. Kenapa ? Karena HP bisa memberikan kepada kita hiburan,bisa main Game, line, facebookan dan sebagainya.

Saat tulisan ini dibuat, dengar – dengar angka penjualan Tiket film Star Wars mencapai 2 Milliard US Dollar atau sama dengan Rp. 27 Trilliun (dengan kurs RP. 13.500). Angka yang fantastis bukan, orang rela antri buat memberikan hiburan bagi dirinya . Sehingga apabila menarik, dia rela membayarnya,

Fenomena di atas bisa kita manfaatkan sebagai trik untuk menjual sebuah produk. Be creatve, Jadikan produk tersebut sebagai SHOW BUSSINESS. Atau Bisnis pertunjukan.

Sebagai contoh sebuah restoran di lembang, jawa barat yang menjual produk ayam panggang, restoran tersebut memajang proses memanggang ayam tersebut di suatu ruangan terbuka di sebelah restoran. Ayam dipanggang di atas kaleng bir dan di bawahnya ada kayu bakar denagn ukuran tunggu 2×2 meter (besar banget).

Akibatnya banyak pengunjung yang tertarik dengan ayam panggan tersebut dan rela antri untuk membeli ayam tersebut walau harganya RP. 150.000 (belum pajak) dan harus menunggu hingga 3 jam antrian , belum lagi untuk ke lokasi, memakan waktu perjalanan 1 jam kalau tidak macet, atau 3 jam kalau macet, bahkan banyak pengunjuung dengan plat B alias dari jakarta, datang jauh – jauh 5 jam buat makan ayam panggang.

Apalagi dengan adanya Facebook, Twitter dan sosial media lain, “pertunjukan” memanggang ayam akan membuat orang – orang ikut mem-foto proses memangganga yam tersebut dan posting di sosial media sehingga menarik lebih banyak orang untuk membeli sayam tersebut (termasuk saya dan keluarga).

Kalau saja tidak ada pertunjukan di atas, maka saya rasa ayam panggang seharga RP. 150.000 harganya tergolong sangat mahal , apalagi harus antri 3 jam, mana mau hehehe. Namun dengan adanya “pertunjukan” di atas, maka pengunjung akan mau memberikan usaha lebih untuk mencoba ayam tersebut,. ”

Kayaknya enak nih, ayam dipanggang di atas kayu bakar”. Ada sensasi yang diberikan, membayangkan makan ayam yang di bakar di atas kayu bakar, tentu sudah bikin ngiler.

Bisnis Hiburan

Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan dan harga adalah dengan membuat produk menjadi ENTERTAIMENT. Alias hiburan, karena ketika orang membeli produk tersebut, maka orang juga membeli pertunjukan tersebut. Pembeli merasa telah ikut menikmati pertunjukan dalam sepotong ayam.

Bisnis hiburan bukan hanya pertunjukan sinetron di TV maupun acara sulap, namun dapat diterapkan di hampir semua bisnis dan produk. Marketer harus berpikir bagaimana cara nya untuk membuat produk yang dijual menjadi produk hiburan sehingga bisa meningkatkan nilai jual.

Banyak cara yang bisa anda aplikasikan untuk membuat produk anda menjadi pertunjukan,dan era internet sekarang adalah era terbaik untuk membuat sebuah produk menjadi bisnis pertunjukan. Dengan adanya Youtube , anda seperti memiliki stasiun televisi sendiri. yang penting adalh kreativitas dalam mempresentasikan produk yang anda jual.

Tujuannya adalah apabila video anda menarik, maka orang – orang akan meng-share video yang anda buat sehingga makin banyak yang lihat dan makin banyak akan akan tertarik mencoba produk yang ditawarkan dalam video tersebut.

Dengan membuat produk menjadi pertunjukan, otak pembeli akan membayangkan bagaimana nikmatnya jika meng-konsumsi produk yang di tayangkan.

Otak manusia ini unik, bisa membayangkan perasaan di masa depan. Sebagai contoh pada waktu kecil saya paling ga suka kalau sudah hari senin malam, karena selasa harus bangun jam 5 pagi untuk pelajartan olahraga di sekolah.

Membayangkannya saja, sudah bikin otot ini terasa sakit, padahal kejadiannya baru 12 jam kemudian. Otak bisa membayangkan apa yang akan kita rasakan di masa depan.

Contoh lain ada teman yang cerita, kalau besok ujian matematika, membayangkannya saja sudah bikin mau sakit perut, karena bagi dia matematika adalah mata pelajaran yang sangat sulit.

Sama seperti pertunjukan ayam di atas, belum beli, belum makan, baru liat aja otak sudah bisa membayangkan seperti apa kira – kira rasanya, dan makin penasaran ketika sudah terbayang, daripada kalau tidak ada bayangan.

 

 

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: