Waktu awal memasang saluran Internet Kabel, saya ditawari oleh penyedia layanan internet sekalian pasang TV Kabel dengan biaya Gratis. Tentu karena gratis, maka saya terima saja. Dan bukan hanya gratis TV Kabel, tetapi Open atau dibuka akses ke semua channel.

Salah satu channel yang menarik perhatian saya adlah Universal Channel, dimana beberapa film favorit saya sperti Law and Order, Chicago PD serta Chicago fire ditayangkan di channel tersebut.

Setelah tiga bulan berlalu, Ternyata Universal Channel termasuk salah satu channel yang ditutup aksesnya, dan jika ingin membuka Akses ke universal Channel, harus menambah sekitar Rp. 600 ribu sebulan.

Tentu saja bagi saya itu kemahalan sehingga saya memutuskan untuk tidak menambah Rp. 600.000 tetapi cukup menambah paket yang lebih ringan yaitu Rp. 100 ribu sebulan walau tidak ada universal channel (tetap dapat Fox, AXN, Warner Tv, National geografi, dan lain – lain)

Awal – awalnya berasa sangat “menderita” penasaran pengen tau kelanjutan cerita dari Chicago PD dan Chicago Fire, tetapi tidak bisa menontonnya karena tidak termasuk paket yang saya ambil. Namun herannya, setelah 3 minggu berlalu, saya tidak terlalu memikirkan lagi channel yang tidak bisa saya peroleh, dan ternyata di channel lain banyak film – film menarik lain yang bisa saya tonton.

Disini saya pelajadi dua hal penting.

Trik Marketing

Anda bisa menggunakan fenomena di atas sebagai alat untuk membuat pelanggan membeli lebih banyak dari anda dengan cara membuat pelanggan ketagihan akan produk yang anda tawarkan.

Waktu 3 bulan gratis semua channel, akan membuat seseorang mengubah kebiasaan nontonnya, dan ketika sudah menjadi kebiasaan,maka orang tersebut akan sulit jika salah satu channel harus dihilangkan, sehingga jika tidak tahan, maka konsumen akan menambah paket layanan yang lebih mahal agar tetap bisa mempertahankan tontonan yang dia inginkan.

Poin penting disini adalah, keinginan manusia merupakan sesuatu yang bisa diciptakan dan salah satu cara menciptakan keinginan adalah dengan cara membiasakan seseorang dengan gaya hidup tertentu. ketika gaya hidup tersebut terus dibiasakan dan makin kuat, maka orang akan rela membayar untuk tetap mempertahankan gaya hidup tersebut.

Keinginan

Saya juga belajar bahwa keinginan manusia adalah sesuatu yang sangat unik. Makin  kita berusaha untuk memenuhi apa yang menjadi keinginan kita, maka kita akan makin tidak puas.

Memenuhi keinginan adalah seperti kita meminum air laut ketika merasa haus,malah akan makin haus. Kita hanya bisa merasa puasa ketika kita belajar untuk bisa mengendalikan apa yang menjadi keinginan kita. Tidak heran ada orang yang terlilit dalam hutang kartu kredit dalam jumlah yang sangat besar akibat tidak bisa mengendalikan keinginan. Dan kalau anda mengalami demikian, coba cek ke psikolog, karena ada namanya penyakit “Obsesive Shopping Disorder”

Kembali ke masalah TV, Dulu waktu kuliah, saya di kos tidak memiliki Televisi dan bagi saya itu tidak masalah, ada atau tidak ada TV tidak menjadi persoalan. Setelah selesai kuliah dan berkeluarga, awal – awalnya hanya pasang Antena aja, cuman bisa nonton Saluran TV lokal.

Tidak nonton Chicago PD, Law and Order pun tidak masalah. Namun ketika dalam beberapa bulan dibiasakan menonton beberapa saluran tertentu, akhirnya, yang awalnya saya tidak menginginkan Film – film tersebut, bahkan tidak perlu TV, berubah menjadi butuh TV dan menginginkan film – film di atas.

Awalnya tidak butuh, setelah menjadi kebiasaan, akhirnya “merasa” butuh. Disini terkadang kita menjadi sulit membedakan apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan.

Namun kalau keinginan itu ditahan, maka keinginan itu akan teruji sendiri, sesuatu yang bukan kebutuhan, akan cepat hilang dari daftar keinginan kita.

 

 

 

Facebook Comments
News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: