Salah satu anak dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, ternyata memiliki usaha Martabak yang  bernama MARKOBAR Atau Martabak Kota Barat. Yang sebenarnya menurut saya produknya sih biasa aja, ya martabak gitu loh. Semacam pancake gitu deh.

Namun yang membuat Markobar ini begitu heboh adalah karena dimiliki oleh seorang ANAK PRESIDEN. Dan menurut saya ini adalah salah satu pemanfaatan nama besar bapaknya. Coba kalau Bapaknya Gilang bukan presiden, pasti Markobar tidak akan seterkenal saat ini.

Walau Anaknya Jokowi tidak memanfaatkan nama bapaknya untuk minta proyek, tetap saja dia telah memanfaatkan nama bapaknya untuk membuat Markobar menjadi terkenal. Sehingga kalau sebut kata MARKOBAR, orang akan ingat jokowi. Kalau Sebut kata Jokowi, orang akan ingat Markobar. Hal yang  sama berlaku kalau sebut “beli air bang” yang dikasi pasti Aqua.

Dalam dunia marketing, ini namanya Branding. Gilang , sadar atau tidak, mendapatkan manfaat dari tenarnya nama bapaknya sehingga markobar maju, saya engga tau apakah ini bisa disebut Korupsi nama, Kolusi dengan nama presiden ataukah Nepotisme. Dan apakah KPK Bisa menindak hal di atas, walau bukan Proyek yang dikorupsi. Bukan minta jatah proyek, hanya ketiban nama besar bapaknya.

Agen iklan akan dirugikan karena Markobar tidak jadi memesan Iklan ke agen, ada nama Jokowi yang jadi iklan. Pedagang martabak lain juga akan kekurangan order, karena Martabak “Anak presiden” akan lebih laku.

Catatan :

Tulisan ini dibuat hanya untuk meng-analisa nilai Merek Jokowi terhadap Usaha Putranya.  Karena bagaiamana pun merek / branda adalah komponen marketing yang sangat penting. Penulis sendiri merasa kagum karena anak Jokowi mau membuka usaha sendiri tanpa ikut – ikutan Politik bapaknya.

Facebook Comments

News Reporter

7 thoughts on “Nama Besar Jokowi Dimanfaatkan Untuk Usaha Anaknya

  1. Wahhh ini ada yg sirik yah, saya rasa sah2 aja anaknya punya usaha lagian kalo makanan itu laris apa enggaknya karena taste lah, kalo pun jd laris dan tenar itu gara rasanya dan penyajiannya serta servicenya…

    1. hehehe, maksud saya di atas adalah Sarkasme pak, maksudnya mendingan anak jokowi, ga minta proyek , tapi ketiban nama bapaknya yang jadi presiden, sehingga martabak yang udah laku, jadi makin laku lagi, gityuuu

  2. Kalau masalah markobar, menurut saya malah dianya yang pintar memanfaatkan media. Awal mula markobar ini bisa muncul di berita adalah ketika dia mendekor logo markobar dengan mata satu yang identik dengan dajjal. Dia malah memanfaatkan pembenci2 jokowi untuk menyebarkan nama kafenya. Malah yang datang itu orang2 yang termakan berita murah. Setelah suasana reda dan dia juga sudah menghapus simbolnya

Leave a Reply

%d bloggers like this: