Dari TwitterDari Twitter

Gambar di atas menggambarkan kehidupan anda ? hahaha klo iya ngaku aja 😀 saya juga demikian kok.. Pendapatan sih besar tapi ujung2nya tiba2 minggu ketiga dah harus makan Indomie *uppsss 😀 Seberapa besar pendapatan kita, kalau ga bisa ngatur, ya ga akan bisa cukup. Salah satu cara mengatur keuangan adalah lewat reksadana.

Reksadana merupakan salah satu instrumen investasi yang menjanjikan. Denganreksadana, anda bisa menitipkan dana anda pada manager investasi dan tinggal menunggu memetik hasil investasi anda. Berikut 9 Hal tips dalam memilih reksadana. Beberapa berdasarkan pengalaman saya sendiri :)

1. Jangka Waktu

clock Pertimbangkan jangka waktu yang bisa anda jalani untuk ber investasi di reksadana. Makin pendek jangka waktu investasi anda, pilih reksadana dengan resiko kecil, misal reksadana pendapatan tetap atau campuran, sementara makin panjang timeframe anda, pilih reksadana dengan resiko/return besar seperti reksadana saham.timeriskAgar lebih jelas saya gambarkan dalam gambar, makin kecil jangka waktu anda, Resiko untuk rugi semakin besar sehingga idealnya pilih reksadana dengan resiko kecil, misalreksadana pasar uang. Jika Jangka waktu anda ingin berinvestasi agak panjang pilihReksadana campuran yang memiliki resiko moderat. Dan jika jangka waktu anda ber-investasi sangat panjang (misal untuk uang sekolah anak 5-10 tahun yang akan datang) Pilih reksadana saham.  Makin besar jangka waktu anda berinvestasi, resikonya cenderung lebih kecil.

 

2. Kinerja Masa Lalu

kinerja

Walaupun Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan , namun ada baiknya memilih reksadana dengan kinerja masa lalu yang stabil. USahakan membaca prospektus (dokumen penawaran) reksadana sebelum membeli. BIasanya reksadana mencantumkan 5-10 Saham terbesar yang dimiliki. Bisa membentu anda meng-analisa reksadana tersebut di masa depan. Untuk kinerja masa lalu, anda bisa minta prospektus dari agenreksadana. Selain itu kalau mau praktis bisa mencari lewat web.

Misal anda mau beli  beberapa nama reksadana seperti dana pratama ekuitas , sinarmas asset management ,panin asset management , simas saham unggulan atau trust barometer, di prospektus akan dicantumkan 5 komponen terbesar, dari 5 komponen terbesar itu anda bisa melihat apakah sesuai dengan expektasi anda. Misal anda meproyeksikan saham Bank akan naik, maka carilah reksadana yang memiliki saham bank di prospektusnya.

Riset dan Pilih Reksadana dengan Kinerja masa lalu yang stabil

3. Pertimbangkan kemampuan anda

management

Saya sedari kecil memang sangat tertarik dengan produk keuangan. Sehingga reksadanabukan merupakan barang baru bagi saya. Sejak SMA kelas 2, Saya sudah membeli sendiri produk reksadana saham Seharga RP. 250.000,. hanya dalam beberapa tahun berkembang menjadi RP. 500.000.

Namu karena mungkin terlalu bersemangat, suatu ketika saya meng- investasikan uang yang besar di reksadana yang sebenarnya melebihi kemampuan saya. . beberapa bulan kemudian, pasar lagi turun, dan pas banget saya lagi butuh uang. Mau tidak mau reksadanatersebut saya jual dalam kondisi rugi. Setelah saya jual, berapa lama bulan kemudian,reksadana tersebut naik tinggi jauh di atas harga jual saya.

Reksadana lebih menghasilkan dalam jangka panjang daripada jangka pendek. Jangan sampai saat ini anda invest banyak di reksadana namun karena ada kebutuhan mendesak, anda menarik lagi investasi Anda. Biasanya dalam jangka pendek, fee reksadana bisa sangat besar.

Jangan karena ingin segera untung banyak, anda membeli terlalu banyak produk reksadanasehingga mengganggu uang untuk kebutuhan hidup sehari – hari.

4. Gunakan Strategy Yang Cocok

Jadikan strategi yang ditawarkan oleh marketing sebagai masukan. Karena kondisi setiap pribadi bisa berbeda – beda.anda yang paling tau strategi yang paling cocok untuk diri anda sendiri

Baca Juga : Reksadana Solusi Investasi Karwawan, Ibu/Bapak Rumah Tangga

5. Strategi DCA / Dollar Cost Averaging

Digunakan bagi anda yang memiliki pendapatan tetap setiap bulan. Sisihkan 10-20% pendapatan anda untuk membeli reksadana setiap bulan entah reksadana itu lagi naik atau turun. Dalam kasusreksadana, saya telah beberapa tahun menguji berbagai strategi. Dan menurut saya strategi dollar cost averaging merupakan strategi terbaik untuk reksadana.
Dollar cost averaging tidak memberikan Gain atau keuntungan yang paling besar, namun yang paling optimal.

6. Cek Legalitas

Sebelum membeli, cek legalitas Produk Reksadana di bapepam.go.id/ reksadana
Jangan sampai anda membeli reksadana / produk keuangan bodong.

Mama Kena Investasi Bodong
Kalau udah ngomong tentang investasi bodong WBG (Wahana bersama , saya selalu cerita pengalaman pribadi keluarga saya. Mama saya sempat kena investasi bodong hingga uangnya hilang ratusan juta. Waktu itu saya ingat saya masih SMA,d an sudah merasakan bahwa yang nawarin itu, terlalu muluk – muluk dalam menjelaskan. Namun karena masih SMA jadi saya ga brani ngomong.

Standart aja sih sebenarnya prosedur penawaran dari investasi bodong, antara lain Standart aja sih sebenarnya prosedur penawaran dari investasi bodong, antara lain
– Menawarkan hasil yang besar , di atas 2% Sebulan – Menawarkan hasil yang besar , di atas 2% Sebulan
– Tidak jelas uangnya mau di apain – Tidak jelas uangnya mau di apain
– Kalau di investasinya di tahan lebih lama, hasikl
– Kalau di investasinya di tahan lebih lama, hasilnya lebih besar. Contoh pernah saya ingat mama ditawari WBG, kalau lagi ada promo ulang tahun WBG, kalau mau nambah dana dan invest lebih lama, dapat tambahan bunga 1%

Pipis di Pohon Pasti Untung

Salah satu perangkap investasi bodong adalah menawarkan keuntungan yang pasti. Pasti untung 2%, pasti untung 3%. Ini adalah iming – iming paling Jitu. Dan tidak sedikit yang malah Pasti Rugi, kalau kemakan iming – iming ini. Dalam investasi, faktor ketidakpastian selalu ada. Sehingga anda perlu waspada ketika ada yang menawarkan investasi Pasti untug. Investasi yang pasti untung adalah kalau anda pipis di bawah pohon, pasti untung karena pipis anda jadi pupuk buat pohon.

Cek Legalitas Sebelum Membeli

Baca Juga : Investasi Bodong

7. Pelajari aturan main dan fee

Pelajari aturan main reksadana dengan jelas, kapan boleh tarik dana , berapa fee pembelian serta penjualan. Biasanya reksadana jika dijual sebelum dua tahun memiliki fee jual yang cukup tinggi.

8 Komitmen

Komitmen , dengan perencanaan yang anda buat. Jumlah kecil bukan masalah. lihat kembali poin nomer 2,3,4 reksadana cenderung lebih banyak menghasilkan dalam jangka panjang. Ilustrasi, daripada anda investasi 5 juta sebulan namun akhirnya harus berhenti di tahun kedua dan tarik dana, lebih baik investasi 1juta per bulan tapi bisa jalan hingga 20 tahun. Beberapa reksadanamenawarakan fasilitas autodebet untuk top up reksadana, ini dapat membantu anda lebih komitmen

Ilustrasi, Reksadana adalah seperti lari maraton, bukan lari cepat/sprint

9. Saat Terbaik Beli Reksadana

Saya di rumah punya pohon pepaya. Pohon pepaya ini , berbuah dan bisa dinikmati hasilnya, setelah kurang lebih satu tahun ditanam. Dulu saya juga sempat tanam pohon mangga. Kalau pohon mangga, biasanya setelah 5 tahun baru berubah.

Jika anda suka pepaya, saat terbaik untuk menenam pohon pepaya adalah tahun lalu sehingga saat ini anda bisa menikmati buah pepaya tanpa harus ke pasar. Saat terbaik kedua, adalah saat ini. Sehingga tahun depan anda bisa menikmati pepaya.

Sama seperti reksadana, saat terbnaik membeli reksadana adalah 10 tahun lalu, sehingga saat ini uang yang anda tanamkan sudah berbuah 10x lipat. Dan saat kedua, adalah saat ini. Kalau anda ingin masa depan yang lebih cerah. Saat ini dan bukan besok, adalah saat paling tepat ber-investasi.

10. Belajar

Untuk hasil yang lebih maksimal, ada baiknya anda juga belajar mengenai analisa fundamental dan makro ekonomi akan membantu anda mengenali posisi yang lebih baik untuk masuk ke reksadana (posisi top up yang lebih baik) maupun alokasi portofolio.

Anda tidak perlu menjadi sepintar sarjana ekonomi. Namun mengetahui kondisi ekonomi, akan sangat membantu anda dalam banyak hal.
Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: