Pada jaman kolonial inggris di India, banyak orang yang mati akibat digigit oleh ular kobra. Lantas pemerintahan kolonial ingin mengontrol populai ular kobra dengan cara memberikan insentif bagi setiap orang yang bisa menangkap ular kobra dan dibawa kepada suatu kantor untuk dinilai. Misal satu ular kobra dihargai 1 Poundterling.

Awalnya berjalan bagus, namun lama – lama pemerintah kolonial menjadi heran kenapa makin banyak ular kobra yang ditangkap. Akhirnya selidik punya selidik, masyarakat India melihat insentif ini sebagai peluang, dan bukannya menangkap ular kobra, masyarakat India malah men-ternakan ular kobra untuk dijual kepada pemerintahan kolonial.

Menyadari hal ini, pemerintah kolonial inggris lantas menghentikan program pembelian ular kobra. Akhirnya para peternak ular kobra tidak bisa lagi menjual ular kobra nya, dan karena tidak bisa dijual, akhirnya mereka melepas ular kobra sehingga yang awalnya insentif ditujukan untuk mengurangi populasi ular kobra, malah menjadi bumerang dan  malah menambah populasi kobra.

Ini disebut sebagai “Efek Cobra”

Sebelum membeikan insentif , ada baiknya perusahaan harus memikirkan dengan matang, jangan sampai menjadi bumerang. Contoh yang akhir – akhir ini sedang populer adlah Gojek, dimana yangs aya dengar, program Gojek yang memberikan tarif promo kepada pelanggan , malah katanya dimanfaatkan beberapa oknum tukang ojek untuk membuat order fiktif yang akhirnya membuat nama gojek menjadi tercemar.

Ada baiknya skema dari pemberian insentif, diskon maupun promosi, harus dipikirkan dengan matang,  Sebab apabila tidak ,akan menjadi tidak efektif, bahkan kontraproduktif.

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: