Galatia 5:22-23 Tetapi buah  Roh  ialah: kasih,  sukacita, damai sejahtera,  kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri

Orang berpikir bahwa uang adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk bisa menjadi bahagia, namun sebaliknya tidak sedikit orang yang terjerumus ke dalam berbagai permasalahan ketika akhirnya memiliki uang. Tidak sedikit ceritera keluarga yang dulunya harmonis ketika tidak punya uang, menjadi hancur berantakan ketika sudah memiliki banyak uang.

Uang merupakan lambang dari kemampuan untuk memuaskan diri, dengan adanya uang kita bisa membeli makanan sebanyak – banyaknya, sehingga lapar pun terpuaskan. Dengan banyaknya uang bisa membeli liburan jalan – jalan keliling dunia. Dengan banyaknya uang, apapun yang memuaskan diri ini bisa dibeli.

Namun apa sebabnya, orang yang sudah memiliki banyak uang, ada yang mengambil tindakan bunuh diri ?.

Tidak Ada Kenikmatan

Otak manusia dirancang dengab memiliki batas kenikmatan yang sangat fleksibel. Sebagai contoh, Gula. Tahukah anda, sebelum tahun 1300 manusia sangat jarang meng-konsumsi gula. Dan gula sangking mahalnya hanya bisa dinikmati oleh kalangan ningrat alias keluarga kerajaan saja.

Dahulu kala, tidak ada gula juga engga masalah. Kebutuhan akan rasa manis tidak terlalu tinggi. Namun saat ini gula sangat melimpah. Karena lidah sudah terbiasa dengan gula, rasanya kalau minum teh tanpa gula, kurang enak rasanya.

Saya karena mengalami masalah obesitas, bermaksud untuk mengurangi konsumsi gula. Dulu kalau bikin kopi mesti pakai 2 sendok gula, saat ini hanya setengah sendok gula. Saat awal mengurangi konsumi gula, rasanya kopi itu tidak nikmat, namun lama – kelamaan menjadi terbiasa.

Sebelum punya uang, rasanya ingin sekali liburan ke bali. Setelah punya uang bisa liburan ke bali, selama beberapa saat rasanya senang, setelah itu mulai datang kebosanan, akhirnya pengen lagi liburan ke bali bahkan ke tempat lain.

Mengurangi Batas Kenikmatan

Satu – satunya cara agar kita bisa menikmati hidup ini adalah dengan cara mengurangi batas kenikmatan. Walau punya uang banyak sekalipun, dan bisa membeli apapun yang uang bisa beli, namun kita tidak akan bisa merasa puas apabila kita tidak belajar untuk mengurangi batas kenikmatan.

Manusia terlebih dahulu harus bisa melajar mengendalikan diri nya sendiri sebelum terus mengejar kepuasan diri. Karena tanpa pengendalian diri, seorang manusia tidak akan bisa merasa puas.

Sebaliknya dengan pengendalian diri, makan manusia akan bisa merasa puas.

Buah Roh

Galatia mencatat bahwa penguasaan diri adalah bagian dari buah roh, yang berarti tanpa Roh Allah, maka manusia tidak akan bisa memiliki penguasaan diri yang sesungguhnya. Satu – satunya agar manusia bisa menguasai diri adalah dengan meminta agar Roh Allah menguasai dirinya dan memberikan Damai sejahtera, sehingga manusia bisa menguasai dirinya sendiri.

 

 

Facebook Comments
News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: