Membaca adalah salah satu hobby saya, namun karena kesibukan yang makin meningkat, terkadang membaca adalah hal yang sangat sulit, ya mau ga mau harus meluangkan waktu. Oleh sebab itu saya bertekadn pada minggu 17 Juli 2016, akhirnya saya dan isteri ke gramedia untuk membeli buku.

Dan kali in buku yang menarik perhatian saya adalah “The $100 StartUp“.

The $100 StartUp

Pada awalnya saya mengira buku ini adalah buku yang membahas bagaimaan trps dan trik untuk menjadi usahawan, dan sebenarnya buku ini sudah seriing say alihat di gramedia, tetap  tidak tertarik buat beli karena mengira isinya, ya gitu2 aja 😀

Tetapi kali ini saya memberanikan diri membuka buku the $100 StartUp dan sungguh isinya luar biasa. Dalam buku ini terdapat banyak sekali kisah – kisah bagaimana seseorang berbuah dari pekerja kantoran menjadi Usahawan / wirausaha. Dan bukan hanya kisah tetapi juga mengajarkan bagaimana prosesnya orang tersebut untuk berubah dari pekerja kantoran menjadi usahawan

Perpotongan antara hobby dan uang

Dalam buku tersebut dijelaskan cara paling mudah untuk menjadi wirausaha dan untuk mengerjakan apa yang anda sukai adalah anda harus mencari tau apa yang anda sukai dan di bagian mana hal tersebut dapat dipasarkan.

Tidak semua yang anda sukai dalam menghasilkan uang. Sebagai contoh dalam buku tersebut , penulisnya suka makan Pizza, tetapi dia tidak bisa membuat dan menjual pizza, tentu Pizza tidak akan menjadi penghasilannya, tetapi di sisi lain penulis suka untuk menulis, maka dia dapat menjadi penulis.

Dari membaca buku ini, akhirnya blog yang sedang anda baca ini di-update lagi, karena pada dasarnya saya juga suka menulis, tetapi sering tidak punya waktu, dan kok sepertinya tidak menghasilkan ya bikin blog seperti ini. tetapi buku ini telah mendorong saya untuk kembali menulis, sebab katnya beberapa bisnis dimulai dari sesuatu yang pada awalnya tidak menghasilkan uang dan tidak perlu modal besar.

Saya memiliki bisnis, bukan bisnis memiliki saya

Hal yang membuat saya akhirnya membeli buku ini adalah ketika membaca mengenai pernyataan bahwa “saya yang memiliki bisnis, bukan bisnis yang memiliki saya”, tujuan utama seseorang berubah dari pekerja kantoran menjadi usahawan adalah untuk memiliki kemerdekaan /  kebebasan.

Hal ini juga berarti seorang usahawan akan dengan bijak mengatur kapan dan sampai dimana harus expansi., Dan hal ini juga menjadi renungan saya, ketika mengembangkan bei5000.com saya harus mengatur bagaimana expansi perusahaan agar tidak menganggu keluarga saya, bagaimanapun buat say akleuarga lebih penting daripada bisnis, walau bisnis memang dibutuhkan untuk menghidupi keluarga.

Dan ini yang merupakan seni nyam bagaimana tetap menghasilkan pendapatn tetapi tetap BEBAS. Jangan sampai sudah keluar dari pekerjaan kantoran tetapi akhirnya menjadi pemilik bisnis yang terlalu terikat pada bisnis.

Ingat, ketika anda memulai bisnis, andalah yang memiliki bisnis, bukan bisnis yang memiliki anda.

Rating : 9/10

Rekomended banget buat dibaca

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: