13932741_946046785505530_8363991541766536304_n

Barusna baca FB Teman, saya capture juga ya di atas, dan saya copas di bawah ini.

BAGAIMANA SUPAYA MOBIL TIDAK NGEBUT DIPERUMAHAN PADAT

Disebuah jalan kampung yg padat, demi keselamatan pak RT memasang rambu peringatan :

“AWAS PELAN-PELAN, BANYAK PENYEBERANG JALAN..!!!”

Tapi pengendara tetap saja ngebut jalannya.
Karena rambu tersebut tidak dipatuhi pengendara maka pak RT membuat rambu yang lain lagi:

“AWAS PELAN-PELAN, BANYAK ANAK-ANAK..!!!”

Ternyata rambu itupun tak diindahkan juga.
Namun pak RT gak kurang akal, dipasang rambu baru dengan tulisan:

“AWAS PELAN-PELAN, BANYAK PEREMPUAN MANDI.!!!”

Dan ternyata…
Sejak rambu itu dipasang, tidak ada lagi yang ngebut di jalan tsb. Rata2 melaju dengan perlahan sambil tolaaah-toleeeh …..😳

Menurut saya ini adalah contoh bagaiman suatu IKLAN bisa sangat efektif, yaitu dengan memanfaatkan prinsip, “know your customer” iklan yang paling efektif adalah iklan yang sesuai dengan konteks dan dianggap penting oleh konsumen.. 😀
iklan ini mengandung unsur :
1. kontekstual
kalau yang bawa mobil cewek mungkin ga akan terlalu tertarik, tetapi karena mayoritas yang bawa mobnil cowok, jadi akan tertarik
2. Urgensi, perempuan mandinya bisa dengan cepat2 lewat, jadi anda harus pelan2 -> tepat sasaram
3. Mengena, karena hampir semua kaum adam akan tertarik dengan iklan ini
Efek negatifnya adalah
perhatian akan beralih, sehingga mungkin akan nabrak objek lain walau dalam keadaan pelan – pelan
Seberapa sering and amelihat iklan, tetapi ga tertarik atau malah lewat begitu saja. Memang tidka mungkin suatu iklan akan menarik 100% orang yang lihat, sebagai contoh, sebagus apapun iklan rokok, saya ga akan beli rokok, sebab saya bukan perokok.
tetapi bagi perokok, iklan rokok punya pengaruh yang besar akan jenuis rokok yang akan dibeli.
Iklan mau ga mau mesti kontekstual.
Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: