suatu ketika, saya ditelepon oleh seorang marketing perusahaan TVKabel Merak , sebelunya memang saya sudah berlangganan di Perusahaan TV Kabel I tersebut dan tidak ada masalah, saya cukup puas.

Si marketing ini lantas menawarkan untuk UPGRADE ke paket tertentu, dengan TANPA biaya apa – apa, sebagai FREE TRIAL ,dan katanya setelah 1 bulan kalau tidak mau lanjt tidak apa – apa, dan akan dikembaliken ke paket awal.

Oke saya coba, dikasi gratis masa ga mau hehehehe.

Nah setelah sebulan, tiba – tiba saya ditagihkan beban biaya yang sesuai dengan paket yang di upgrade, padahal sejak awal saya sudah wanti – wanti bahwa saya tidak mau menambah sepeserpun biaya , dan saya hanya mau upgrade paket kalau GRATIS!! . ini cukup jelas ya, saya omong ini berkali – kali ke si marketingnya (by phone).

Dan karena tidak ingin bermasalah, akhrinya saya memutuskan untuk berhenti berlangganan dengan TV Kabel merek I tersebut.

Apalagi saya usdah pasang INternet kabel yang menertakan FREE TV Kabel hehehe, yang paket Film nya hanya beda sedikit (tidak ada Universal Channel), ya logis aja, hal ini langsung memicu saya untuk meninggalkan TV Kabel lama (yang merek I tersebut)

Pengalaman lain

Ketika membuat kitchen set, Saya dan isteri ke toko Marmer/Granit , lantas kami deal harganya berapa, si tukang granit (marketing) juga sudah ke rumah, mengukur dan sudah ada ukuran, serta deal harga misal RP. 6 juta. Kami langsung kasi DP.

Eh tiba – tiba beberap haris ebelum pemasangan, si marketingnya telpon, bu, harga engga bisa 6 juta, setelah di ukur mesti 7,2 juta, karena bahannya kurang. Ya engga bisa seperti ini, kami engga mau.

Kalau cuman beda sedikit, misal dari 6 juta ke 6.5 juta kami masih mengerti karena namanya pekerjaan pengukuran pasti ada errornya, tapi kalau sampai beda 20% ini sudah di luar budget kami. Akhirnya kami negosiasi lagi, dan ternyata bisa tepat 6 juta, tidak hatus bayar tambahan apa – apa. Kami apresiasi hal ini.

Nah, say anayak sekali menemukan keluhan dari banyak teman saya tentang marketing, saya sendiri tidak anti marketing, tetapi seringkali MUNGKIN untuk mengejar target, para pemasar memberikan janji – janji yang tidak sesuai dengan apa yang perusahana tawarkan, speerti paket Gratis di atas, mungkin  saja tele marketer untuk mengejar target, tidak mengatakan bahwa sebenarnya itu tidak grats tetapi harus bayar.

atau mungkin jua untuk mengejar target, si sales lupa atau tidak secara terperinci menghitung kebutuhan biaya proyek.

Menurut saya masalah suit ini sensitif, jangan sampai salah itung, karena orang  kadang sudah BUDGET dana dia misal  6 juta, kalau lebih bukan ga mau,tapi duitnya engga ada.

Dan agar nama baik anda serta perusahaan anda terjaga, pastikan sales/marketing anda diberikan pelatihan yang baik agar tidak mengecewakan konsumen.

 

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: