Sejak kecil di sekolah, selalu diceritakan tentang danautoba yang adalha salah stau danau terbesar di Dunia. Dan sejak dulu, sejak SD mungkin , saya sebenarnya ingin mengujungi danau toba.

Dan pada tahun 2013, saya diberikan kesmepatan untuk mengujungi / MELIHAT danau toba di Sumatera utara. Saya dan keluarga lantas menginap di Medan, dan dari medan naik mobil charter ke Taman Simalem, berastagi. Awalnya kami  mau ke pulau samosir yang berada di tengah – tenagah danau toba, tetapi karena membawa Bayo ber-umur 3 bulan, maka kami memutuskan lebih bijak untuk sekedar melihat – lihat saja dari atas.

Perjalanan  dari medan ke danau toba, kalau tidak salah  memakan waktu antara 4-5 jam dengan menggunakan mobil, dan jalannya kadang tidak rata hehehe. Di tengah jalan sempat juga kami berhenti untuk makan jaguing rebus, dan alhamdulilah, kecurian 1 oleh monyet hahaha..

Setelah berjam – jam perjalanan, akhirnya danau toba mulai tampak. dan WOWWW

Saya pikir danau ya kecil, karena sebelumnya satu – satunya danau yang pernah sya lihat adalah danau di Bali, Kintamani, yang ujuhgnya keliatan. Tapi di dana Toba, ujung danaunya tidak keliatan. Tak tampak kata orang Batak.

Di Taman Simalem, kami lantas menginap 2 malam, dan di hari pertama diterpa BADAI, hehehe. kami pikir wah ini bakalan diem aja di kamar, tapi ternyata Puji Tuhan, hari kedua dan ketiga cuaca cerah. Asiknya di taman simalem, ada banyak wisata ekologi, ada Kebun kopi , kami juga memetik jeruk sendiri dan banyak kegiatan lain.

Ke esokan harinya, saya pagi – pagi jam 5 bangun untuk Meikmati matahari terbit. Dan sungguh indah, pemandangan matahari terbit di atas danau toba (yang ujungnya tak tampak).

Oh iya, sebelumnya say apikir , medan itu panas, dan tempat kami menginap panas, tetapi sebeliknya, Dingin luar biasa. Sehingga kalau anda ingin melihat danautoba dari taman simalem, mungkn igat buat bawa jaket yang banyak :D. Karena malamnya kadang sulit tidur sangking kediginan.

Katanya sih Pemerintah lagi bangun jalan ke danau toba sehingga hanya 2-3 jam saja, semoga ini terwujud dan akan meningkatkan ekonom,i di wilayah danau toba, karena saya pikir, kalau dikelola dengan baik, danau toba adalah objek wisata alam yang luar biasa.

Pulamgnya, saya membeli kopi organik Sidikalang (yang katanya tanpa pestisida dan pupuk  kimia) . Dan karena cocok, saya seding memesan kopi sidikalang dari medan , ad ayangdair teman , ada juga dari online shop.

Saran saya, kalau anda punya kesempatan, sekali se-umur hidup anda harus mengunjungi danau toba, atau setidaknya mleihat dari berastagi, danau toba.

 

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: