beli pada saat orang lain takut

Salah satu kata bijak yang menurut saya paling BENAR dan juga paling BERBAHAYA adalah “beli pada saat orang lain takut, dan jual pada saat orang lain serakah “. Perkataan ini tentunya sangat benar, karena kalau anda ingin untung di pasar modal anda mesti beli pada saat harga sangat rendah.
Rata – rata cara berpikir investor dan trader di pasar modal adalah cara berpikir yang over optimis atau over pesimis. di satu waktu, investor dapat berpikir sangat optimis, makanya kadang kita lihat suatu saham bisa naik berkali – kali lipat di atas harga wajarnya. Ada sedikit saja kabar bagus, harga saham langsung naik luar biasa. Dan sebaliknya ada kabar jelek, harga saham bisa turun drastis.
Yang paling sering saya temukan adalah, banyak orang yang menggunakan kalimat ini , sebaga dasar untuk membeli pada saat index turun, dan sebenarnya tidaklah salah.  Sebagai contoh, misal anda beli pada tanggal 14 September 2016, kemungkinan besdar ke esokan harinya, anda untung besar karena index naik tinggi sekali.
Nah disini seringkali perkataan buy on fear sell on greed dipakai
Permasalahannya adalah, kita tidak pernah tau kapan FEAR adalah THE REAL FEAR , atau penurunan saham cuman baru permulaan. seperti contoh tahun 2015 Index terus turun berhari – hari. Bagi mereka yang terlalu cepat menggunakan asas “buy on fear” akan menderita kerugian yang besar karena setelah turun, index tidak lantas lompat balik
Apalagi kalau kita lihat data index tahun 2008, dimana selama berhari – hai index terus turun, dan saat itu berhari – hari saham #BUMI AR kiri .. Saat index turun dari 2800 ke 2000 saya ingat banyak yang omong BUY ON FEAR , tetap waktu index di bawah 2000 apalagi si bawah 1500, pada menghilang yang omong buy on fear hehehe.. padahal the real fear itu di bawah 1500an
lebih parah lagi, kata bijak di atas dipakai sebagai dasr untuk melakukan averaging down. Alhasil bisa anda tebak sendiri. kerugian akan berlipat kali ganda apabila sahamyang dibeli average down ternyata malah turun terus dan tidak segera naik. APALAGI kalau average down nya pakai margin.. mungkin saja nanti naik tetapi anda bisa kena margin call sebelum saham tersebut naik. Alhasil waktu sahamnya naik, anda tetap merugi (karena sudah kenaa margin call duluan)

Syarat untuk “Buy on fear”

Menurut saya, sayarat untuk menggunakan kata bijak “buy on fear” adalah
1. Belajar analisis fundamental, sehingga anda memiihsaham yang bagus di harga murah
2. Jangan terlalu cepat buy on fear, gunakan trading plan yang baik, minimal turun 20% (atau jakar tertentu te4rseah anda) baru mulai buy on fear
3. Jangan gunakan margin untuk “buy on fear”
4. Jangan average down kecuali sudah turun dalam banget, dengan tetap perhatikan poin nomer 1
Buku Analisis Fundamental
Buku Analisis Fundamental
Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: