Akhir – akhir ini juga saya sering dengar kata – kata “pasa sahamadalah tempat untuk memindahakn uang dari yang aktif ke orang sabar”
mungkkin maksudnya adalah, kalau anda terlalu sering aktif transaksi,uang akan habis dan akan berpindah ke orang yang “lebih pasif” alias uang berpindah dari trader ke investor., Di satu sisi memang saya setujum tetapi kalau tidak dipahami dengan baik , bisa bikin rugi membengkak lho
Say amenyadari bahwa , suatu sahma yang bagus sekalipun, bisa turun, sehingga kalimat di atas TEPAT jika digunakan untuk perusahaan bagus, yang harganya naik turun, kita hold aja nanti juga naik lagi, ini benar
Sebagai contoh #ICBP ada naik turunnya, anda hold nanti juga naik lagi, karena fundamental bagus, perusahaan terus jual barang yang orang beli dan beli lagi (indomie) sehingga penurunan harga sifatnya hanya sementara semalam fundamental terus bagus. jadi kalua kasusnyasaham #ICBP sejauh ini terukti, kalau hold terus lebih untung
Contoh lain #TLKM juga kita bis alihat walau ada turun naik tetapi dalam jangka penjang harga #TLKM terus naik, ini membuktikan bahwa beli dan hold, dan kita bersikap PASIF pun, di saham bisa mendatangkan untung banyak,melebihi deposito minimal
tetapi hal ini, tidak berlaku kepada semua saham, contoh #BHIT tahun 2013 harga #BHIT 520, tetapi saat ini terus turun dan menyentuh 130. Sehingga menggunakan Asas “pasar saham adalah tempat memindahkan uang dari yang aktif ke pasif” sangat berbahaya kalau sahamnya tidak tepat
Contoh lain kalau anda beli dan HOLD #BUMI dari tahun 2008, saat #BUMI 8700, maka saat ini anda rugi 99% karena #BUMI saat tulisan ini dibuat hanya Rp. 68, bahkan sempat ke 50.
Menurut saya strategi buy and hold tidkalah, salah tetapi kita harus memperhatikan fundamental saham tersebut
Selama fundamental saham yang dibeli bagus, tetap bisa buy and hold, Contoh #ASII (harga disesuaikan stock split) tahun 2008 pernah hanya RP. 700 rupiah, tetapi saat ini naik hampir 12x lipat ke 8000an. Yang berarti yang hold aja untung 10x lipat. sementara yang mungkin beli dan jual #ASII mungkin tidak untung sebanyak itu.
Sehingga kata – kata “pasar saham adalah tempat memindahkan uang dari yang aktif ke yang pasif” dalam kasus #ASII Benar, tetapi di saham lain bisa salah. Kuncinya ada di Fundamental perusahaan terkait
Sehingga untuk klausul “pasar saham adalah tempat memindahkan uang dari yang aktif ke yang pasif” Anda juga mesti menguasai analisis fundamental.
Atau menyerahkan uang anda kepada fund manager yang mengerti analisis fundamental, caranya adalah dengan membeli reksadana saham. karena rata – rata fund manager reksadana sudah mengerti analisis fundamental.

Kesimpulan

jadi kalau menurut saya klausul di atas dapat dipakai untuk :
1., Orang yang mengerti analisis fundamental dan hanya beli saham perusahaan bagus
2. Membeli reksadana sebab arat – rata reksadana sahamdalam jangka panjang returnnya bagus melebihi IHSG. dan dalam 100 tahun terakhri, saham terbuti investasi yang paling menguntungkan
Perbandingan long term depositi VS index saham(reksadana)
Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: