Siapapun kita, baik kaya ataupun miskin, cara berpikir kita, akan menentukan masa depan, Seorang yang saat ini memiliki banyak uang tetapi memiliki cara berpikir yang salah , suatu saat akan kehabisan uang, sebaliknya, walau uang anda saat ini sedikit, etatpi cara berpikir anda benar,maka uang anda akan semakin banyak.

Salah satu yang membedakan antara Miliader dengan orang biasa adalha cara berpikir “Menciptakan asset”. Cara berpikir ini penting, sebab dari cara berpikir menciptakan asset,maka itu akan mempengaruhi setiap tindakan yang anda lakukan yang berhubungan dengan uang.

Oarang yang tidak berpikir menciptakan asset akan membelanjakan uangnya untuk barang – barang konsumtif, tetapi mereka yang memiliki cara berpikir mencitpakan asset akan menggunakan baik Uang maupun waktu yang dimiliki untuk meningkatkan nilai di masa depan.

Waktu luang

Waktu luang adalah sesuatu yang dimiliki semua orang baik yang pengangguran maupun mereka yang bekerja. Palingf tidak sabtu atau minggu aalah waktu luang bagi mereka yang bekerja kantoran selama seminggu.

Bagi mereka yang tidak berpikir menciptakan assetm, sabtu akanmenjadi hari untuk bermalas – malasan. tetapi bagi anda yang berpikir menciptakan asset akan menggunakan waktu luang untuk kegiatan produktifm, misal mencari pendapatan tambahan, jualan sesuatu barangm atau menggunakan waktu luang untuk mempelajari hal baru (asset tidak selalu uang yang langsung keliatan)

Ini sangat penting sebab dari pengalaman saya, waktu luang kalau tidak produktif, maka akan berpotensi konsuntif. Contoh karena sabtu bosan, maka cenderung orang jalan – jalan dan habiskan uang. tetapi kalau ada kegiatan,misal belajar sesuatu atau jualan sesuatu, maka ada kegiatan  yang membuat hari tidak bosan sehingga tidak perlu jalan – jalan yang konsumtif.

Uang

Uang pun sama, kalau tidak produktif, akan konsumtif, mereka yang berpikir menciptakan asset akan selalumencari cara untuk membeli produk yang akan menghasilkanlebih banyak di masa depan. Sementara mereka yang tidak berpikir produktif akan belanja barang – barang konsuntif. Sebagai contoh saya waktu jaga toko mama saya,m melihat banyak sekali orang beli air minum dalam kemasan berkali – kali. Padahal sebenarnya kalau mau repot sedikit, mereka bisa bawa air sendiri dari rumah dengan harga yang jauh lebih murah.

Uang adalah POWER, dan memang sering kita merasa POWERFULL ketika membeli sesuatum, ini tidak salah, tetapi kalau jadi IMPULSIF, sangatlah berbahaya.

Ingat, kalau tidak produktif, akan cenderung konsumtif

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: