Menambung di Bank VS Menimbun Sembako

Sejak kecil,kita selalu diajarkan untuk menabung. Dan ini tidaklah salah, sebab salah satu cara yang paling mudah untuk mengurangi konsumsi adalah dengan menabung. Kalau uang ditabung, kita cenderung mengurangi konsumsi yang tak perlu.

Dan sebenarnya ada pilhan lain yang lebih baik daripada menabung. Melihat situasi Indonesia dimana indonesia berada dalam periode inflasi dan inflasi di indonesia cukup tinggi, maka sebenarnya menabung bukanlah pilihan terbaik.

Sebagau contoh tahun 2004 harga telur hanya RP. 6000 per kilo, tahun 2016 saat tulisan ini dibuat, Rp. 18.000 per kilo atau naik 200% sementara kalau uang RP. 6000 ditaruh di deposito, hanya akan berkembang menjadi kurang lebih RP. 12.000 saja (asumsi bunga 6% setahun , dengan menggunakan bunga berbunga).

Sehingga sebenarnya kalau dihitung dengan TELUR,maka uang anda di bank, bukannya nambah , malah berkurang nilainya. Angka sih memang nambah, tetapi nilai turun.

Di sisi lain, kita juga tidak mungkin beli telur sebanyak 10 juta rupiah , karena 2 bulan kalau tidak dimakan, telur busuk.

Ada beberapa barang yang saya amati dari tahun ke tahun harganya selalu naik, dan beberapa barang ini, kalau anda punya tabungan berlebih, bisa di alihkan untuk membeli beberapa barang berikut dan disimpan.

Kerangka berpikirnya adalah, belilah barang – barang yang harganya cenderung naik, tahan lama (minimal 6 bulan) dan juga PASTI anda pakai

Barang – Barang Untuk Ditabung (ditimbun)

  1. Minyak Goreng (apalagi kalau ada diskonan)
  2. Susu , apalagi kalau ada diskon/promo
  3. Sabun, pasta gigi, shampo , peralatan mandi ,harganya selalu naik setiap tahun
  4. Madu
  5. Gula
  6. Margarin
  7. Alat tulis kantor,kalau diperlukan
  8. Mie Instan (kalau anda suka makan mie instan)
  9. Obat – obatan, biasanya bisa tahan hingga 2-3 tahun
  10. Buah – buahan kering
  11. Makanan import (misal Oatmeal), karena rupiah masih cenderung melemah
  12. Oli mobil
  13. Detergen ,sabun cuci piring , dll (mengandung banyak bahan kimia yang banyak di import)
  14. Barang – barang yang bisa membuat lebih hemat, misal penyaring air (contoh Pure*t)

Keuntungan lain apabila anda membeli barang kebutuhan pokok dengan jumlah banyak adalah, anda bisa beli di distributor dengan harga yang lebih murah dan juga akanmenghemat biaya bolak – balik / bensin untuk membeli barang – barang kebutuhhan sehari – hari.

Dan saya pikir – pikir lagi, dengan membeli barnag dalam jumlah banyakm, akan membantu budget bulanan untuk lebih disiplin lagi.

jadi selama Indonesia berada dlama periode inflasi, kalau ada uang lebih, anda boleh membeli barang sembako dalam jumlah banyak (untuk mengurangi efek inflasi).

Pastikan anda beli di distributor untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: