Salah satu aspek terpenting dalam menurunkan berat badan hingga mencapai target berat badan ideal adalah memiliki siakap dan perencanaan yang realistis. Dari begitu banyak saya mengamati pola diet, dan yang juga saya alami adalah, saya melihat bahwa seringkali yang menyebabkan diet gagal adalah pola diet yang tidak realistis.

Realistis dalam pemilihan menu diet

Masalah realistis ini mungkin berbeda – beda untuk setiap orang. terus terang saya ga gitu suka makan sayur, sementara kalau kita lihat menu – menu yang biasanya “di iklankan” menu diet , biasanya adalah menu yang penuh dengan sayur mayur (buat saya kayak makan makanan kambing).

Pernah saya ikut mencoba makan sayur – sayuran, dan hasilnya saya ga enjoy mengikuti proses diet tersebut, dan setelah beberapa hari, saya menyerah, dan kembali lagi, berat badan yang sempat turun gara – gara makan sayur – sayuran, kembali naik.

Sehingga bagi saya, diet dengan makan terlalu banyak sayur, tidaklah efektif. Memang saya butuh serat dari sayuran, tetapi sumber serat ternyata bukan saja sayur, tetapi juga kacang – kacangan, misal kacang hijau,sehingga bagi saya lebih realistis menggunakan kacang hijau sebagau sumber vitamin dan juga serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

 

Realistis dalam budget

Ini penting, karena ga semua kita punya dompet yang tak terbatas hehe maksudnya mayoritas kan kita duitnya ada batasnya :D.  Beberapa makanan yang dikenal sebagai makanan diet, tetapi harganya sangat mahal, misalnya Chia seed, Fkaxseed serta berbagai makanan import lainnya, Sebenarnya itu sih bukan makann mahal, tetapi karena import, membuat ongkos import membebani harga.

Saya pribadi , menetapkan budget buat makanan diet adalah sebesar RP. 30.000 per hari, atau sekitar RP. 900.000 per bulan, ini sudah termasuk susu protein yang saya butuhkan karena selain ingin menurunkan berat badan, saya juga ingin nge-gedein otot.

Kalau diet terus overbudget, maka ketika kehabisan duit, semengat untuk diet pun akan turun, buat apa punya tubuh ideal tapi bangkrut kan ehehehe…

Salah satu caranya adalah saya selalu mencari sumber alternatif, semisal, chia seed salah satu sumber serat dan lemak baik, tetapi harganya mahal,  dan hanya dengan sedikit googling sahja, saya menemukan bahwa ada sumber lain , yaitu Oatmeal yang juga mengandung serat, dan minyak zaitun yang mengandung lemak baik, dengan harga yang jauh lebih murah daripada chia seed.

Realistis dalam target

Target 2% turun berat badan perbulan cukup ideal, misal berat anda 100 kilogram, maka per bulan turun 2 kilo sudah cukup ideal. Kalau anda target turun terlalu cepat,maka akan membuat diet tidak enjoy (makan terlalu sedikit) . Sehingga suatu saat secara psikologis anda akan muak dan kembali ke pola hidup yang tidak sehat,

Sebagai tambahan informasi, tubuh manusia cenderung mempertahankan dirinya, sehingga sering kita tamukan, bukan hanya orang gemuk sulit kurus, tetapi orang kurus juga sulit gemuk. Hal ini disebabkan karena tubuh cenderung mempertahankan state atau koondisi yang ada. Sehingga jika terjadi perbuahan berat badan secar atiba – tiba, maka cenderung dengan cepat balik ke berat badan awal. Misal kita diet turun 6 kilo dalam 1 bulan, seberapa sering berat badan lantas kembali naik 6 kilo.

Sehingga cara paling aman dan sehat adalah menurunkan berat badan maksimal 2-3% per bulan Ssehingga tibuh tidak merasa ada perubahan tiba – tiiba sehingga memunculkan “balasan ” dalam bentuk nafsu makan yang tiba – tiba berlebihan.

Realistis terhadap diri sendiri

Bagi saya, Tuhan menciptakan semua manusia secara unik, sehingga saya pribadi tidak membandingkan diri saya dengan instagram celeb yang memiliki tubuh ideal, memang saya mengagumi dan menjadikan mereka sebagai role model, tetapi saya tau bahwa saya spesial, sehingga ukuran kesuksesan saya tidak berdasarkan apa yang saya liat di instgram / model. Selama tubuh saya sehat, beban yang saya angkat bisa semakin berat, lari makin cepat, saya puas 😀

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: