Proses / cara mengurangi nasi

Proses / cara mengurangi nasi

Sebelumnya selalu saya bicarakan bahwa cara tercepat untuk menurunkan berat badan serta lingkar perut adalah dengab membatasi konsumsi nasi. Kali ini akan coba saya paparkan bagaimana proses yang saya jalani saat mengurangi konsumsi nasi, yang tentu saja di awal – awal sangat sulit.

Awal – awalnya, saya langsung coba mengganti nasi dengan steak dada ayam tanpa lemak (fillet dada ayam), namun entah karena tidak terbiasa, karena kurangnya nasi, membuat saya sulit BAB.Dan juga perut terus terasa lapar,dan hanya setelah makan nasi, terasa kenyang (orang indonesia kalau belum makan nasi, tak kenyang 😀)

Dan saya akhirnya mencoba untuk makan makanan yang juga tinggi serat dan rendah kalori dengan tujuan untuk melancarkan pencernaan.

Dimulai dari tomat, pernah saya pagi – pagi makan tomat setengah kilo, dan cukup efektif hahahaha..

Wortel, pernah pagi – pagi saya masak wortel juga setengah kilo buat saya sendiri untuk makan seharian , sampai isteri geleng – geleng kepala liat saya makan wortel kayak kelinci 😀

Dan setelah saya baca – baca ternyata salah satu buah – buahan di sekitar kita yang harganya murah dan juga seratnya sangat tinggi adalah buah jambu biji (7 gram serat per 100 gram jambu biji), dan akhirnya setiap kali ke pasar selalu beli jambu biji.

tetapi karena tidak setiap hari ke pasar dan juga tidak setiap saat jambu bijii ada yang bagus (kadang busuk, jambu biji cepat busuk), maka saya terus mencari alternatif makanan lain sebagai pengganti nasi yang tinggi serat tetapi rendah kalori.

Saya terus mencari dan mencemukan ada beberapa minuman yang seratnya sangat tinggi, misal yogurt, dan minuman – minuman serat lainnya di minimarket. Dan sayapun menggunakan minuman – minuman tersebut, hasilnya pun cukup memuaskan, tetapi karena sifatnya cair, rasa lapar terus menyerang.

Lagipula minuman – minuman tersebut banyak yang disertai dengan jumlah gula yang signifikan (kecuali yogurt) Sejauh ini paling efektif adalah jambu biji dan wortel 😀

Saya belum puas saya terus mencari sumber serat laiin yang VOLUME nya juga tinggi, suatu ketika saya ke supermarket dan membaca label nutrisi AGAR – AGAR dan inilah kunci keberhasilakan saya dalam mengurangi nasi.

Saya menemukan bahwa lambung adalah organ yang akan “ngambek” kalau tidak bekerja, dan kalau hanya konsumsi daging yang volumenya kecil, seringk kita akan terasa lapar lagi, karena lambung TERBIASA kerja kerasa untuk mencerna makanan seperti nasi yang volume nya besar.

Dan agar – agar adalah solusi masalah ini.

Saya lalu coba memasak agar – agar yang mengandung 8 gram serat dengan kalori hanya 20 kalori ( tanpa gula) , didinginkan di kulkas dan lalu dimakan . Rasanya tentu tak enak, tetapi saya ada ide untuk itu, saya lalu coba mencampurkan agar – agar (yang sudah dingin) dengan yogurt lantas dimakan, hmmm..rasanya bagaikan makan sop buah hahaha…

dan it’s works, karena volume agar – agar besar dan padat, membuat lambung saya menjadi nyaman dan dari sana progres penurunan berat badan saya mulai terasa, bukan karena agar – agarnya,tetapi karena konsumsi nasi yang berhasil saya kurangi.

Kalaupun saya ingin makan nasi, kan saya dului dengan protein atau agar – agar, supaya perut terasa lebih kenyang, barulah makan nasi, sehingga porsi nasi yang dimakan terkontrol. Saat ini, saya sudah jarang makan nasi, dan kalaupun makan nasi, jumlahnya saya sering taksir di bawah 100 gram (130 kalori) sehingga berat badan terus di arahkan ke target yang saya inginbkan 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s