1024px-Culinary_fruits_front_view
Cukup lama, buah dan sayuran dipersepsikan sebagai makanan sehat. Dan saya pun sempat percaya, sehinggaa sempat say diet tinggi buah dan sayur.
Ya memang tentu saja berat badan turun, tetapi tidak banyak dan stuck disitu – situ saja. Saya ingat ketika diet banyak sayur, berat tidak banyak berbuah antara 92-97.
Dan karena saya benernya saya lebih suka daging daripada buah, maka saya cukup tersiksa dengan diet seperti itu. Kalau anda penggemar buah, mungkin lebih enjoy jalanin nya 😀
Ternyata…. setelah saya pelajari lebih lanjut pakai internet (makanya internet dipakai buat belajar, bukan buat sebarin berita HOAX 😀 ), ternyata buah memang bermanfaat, karena mengandung banyak vitamin dan serat.
TETAPI ada sisi resikonya, sebab mayoritas buah – buahan, apalagi yang sudah matang banget , mengandung banyak sekali karbohidrat dan gula. (Hanya alpukat yang tinggi lemak) Dan kalau anda perhatikan, orang diabetes, ada beberapa buah yang dipantang, karena GULA adalah GULA, entah itu glukosa atau fruktosa (gula buah).
Benernya tidak masala, tetapi kebiasaan kita makan buah yang kadang bikin resikonya meningkat.
Kebiasaan yang salah makan buah menurut saya adalah, buah dipakai sebagai makanan penutup. Dan parahnya, setelah makan utamanya nasi atau mie, maka buah dikeluarkan sebagai penutup.
PARAHNYA lagi, biasanya buah yang dipakai buat penutup adalah Semangka , pepaya atau Melon yang benernya memiliki GI / Index glycemic yang cukup tinggi (60-72).
Sehingga setelah anda makan nasi yang memiliki banyak karbo, ditutup pula dengan buah yang memiliki banyak gula. Pass lah, apalagi dinikmati dengan teh manis, Haleluya, jadilah lemak dengan segera 😀
Nah kapan sebenarnya SAAT TERBAIK MAKAN BUAH ?
Sarapan ?
Cukup baik, karena setelah semalaman “puasa”/tidur, glukosa darah sudah turun, tetapi lebih baik lagi kalau sarapan tinggi protein sehingga lebih lama tahan lapar dan juga meningkatkabn metabolisme
Siang hari ? Jangan, ini saat terburuk, KECUALI anda tidak makan nasi, jadi nasinya diganti buah , masih oke laaah.
Tetapi menurut saya , saat terbaik makan buah adalah di SELA – SELA makan besar,
Sebagai contoh jika sarapan jam 7 pagi, makan siang jam 12 siang dan makan malam jam 6 sore, maka makan buah bisa di jam 9.30 pagi dan jam 3 sore.
Jadi setelah kadar gula darah moderat, barulah buah dipakai sebaga Snack, bukan sebagai desert.
Kalaupun anda makan daging – dagingan, tetap hindari buah bersamaan dengan daging, karena protein juga benernya memicu insulin dalam kadar yang moderat, kalau ditambahin buah, jadilah tinggi juga.
Selain di sela-sela makan, buah – buahan juga bisa dimakan sebelum tidur dengan syarat buahnya ALPUKAT
JAdi garis bawahnya adalah , berikanlah tubuh anda waktu untuk mencerna nasi (jika anda makan nasi), sebelum mulai memakan buah. Jadikan buah sebagai snack di sela – sela makan pagi, siang dan makan atau sebelum tidur.
Dan jika anda ingin menurnkan berat badan, maka pilihlah buah dengan Glycemic Index yang rendah misal Apel dan Strawberry, atau yang terbaik ALpukt serta hindari buah yang terlalu matang, karena makin matang, kadar gulanya makin tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s