KAli ini saya akan menceritakan kisah nyata, bagaimana “SUKSESNYA” berat badan saya dulu naik dari sekitar 77 menjadi 107 KG 😀

Kisahnya dimulai dari saya mulai pindah ke bandung, sebelum nya saya kuliah di surabaya.

Waktu di surabay berat bdan say cukup stabul antara 75-79 kg, mungkin karena di surabaya saya nge-kost dan ke kampus juga jalan kaki, sehingga aktivitas fisik tergolong banyak. Kurang lebih antara kampus dankost ada jarak 500 meter,sehari kadang 2-3x bolak balik artinya jalan kaki sehari 2-3 kilometer.

Dan kampus saya di UK Petra , ada 9 lantai dan walau memiliki elevator, saya gak suka nunggu lama di elevator, saya lebih memiliki berlari ke lantai 3 dan kadang sore – sore saya suka lari naik tangga hingga lantai 9, turunnya baru pakai elevator, dan naik lagil, sehari kadang 3-4x naik dari lantai 1 sampai lantai 9 😀

Walau saat itu saya banyak makan nasi, mie, tetapi berat badan saya cukup stabil, karena ditunjak aktivitas fisik.

Namun keadaan tersebut berubah sejak saya pindah ke bandung. Di bandung saya hampir ga pernah jalan kaki , kemana – mana naik motor, dan alhamdulilah diberkati bisa beli mobil, dannnn !!!! AKHIRNYA tak pernah lagi jalan kaki kecuali di dalam MALL 😀

Ditambah saya bertemu dengan, seorang bapak – bapak kurus kerempeng, PENJUAL LONTONG KARI !!! Dia mengenalkan saya pada sebuah makanan yang saya SETIAP PAGI konsumsi, kadang nambah jadi 2 porsi 😀

dan disanalah berat badan mulai naik dari 77, 80,83,87,90 Hingga suatu saat saya bertemu dengan SATE KAMBING Muda Khas tegal Bermerek MAREM di Setiabudi.

SMUA makanan di atas saya makan dengan memakai NASI DOBEL PORSI !!! rasanya sate kambing tak enak kalau nasinya tak dobel.

Dan kayaknya KOK kurang lengkap ya kalau habis makan sate kambing dengan dobel porsi nasi jika tidak minum kopi 3 in One 😀

Eh tiba – tiba pacar yang saat in jadi isteri ngajak ke WARUNG KOPI PURNAMA yang katanya sudah berdiri sejak 1930 di jalan alkateri bandung. Dia sih ngajak sekali, setelah itu HAMPIR SETIAP PAGI jam 6.30 saya jadi pengunjung pertama, paling sepi ,saya sudah hadir, buat ngopi kopi susu (pakai susu kental manis) ditambah 2 buah roti + telor + ham dan kadang di akhiri pisang keju atau lumpia goreng (kdang kopi susunya dobel)

Hingga Suatu ketika saya timbang dan KENA !!! ANGKA 104, belum berhenti disana. KENA lagi 107 Puji Tuhan diberkati dengan tambahan lemak 30 KILO !!! 😀

OMG !! 😀

Ya berat badan naik 30 kilo sih gak langsung ,kalau saya ingat – ingat saya ke bandung tahun 2009, BB cuman 77 dan BB tertinggi di 107 kg itu sekotar tahun 2011-2012 jadi butuh waktu 2-3 tahun buat naik pelan – pelan merayap hingga 107 KG.

Ini Kisahku, Bagaimana kisahmu ?

Facebook Comments

News Reporter

Leave a Reply

%d bloggers like this: