Mencari Saham Break Out

Mistique Trading Table
Mistique Trading Table

Seperti yang pernah saya janjikan bahwa saya akan membuat suatu faislitas untuk mendeteksi saham apa saja yang break out, dan mendeteksi trend. Di atas adalah MISTIQUE, anda jangan anggap ini ilmu mistis, MISTIQUE adalah indikator yang diberi nama oleh teman saya kode name : “cataddict”.

Pada dasarnya mistique mengolah data harian perdagangan saham dengan mempergunakan sistem database yang terkomputerisasi sehingga dihasilkan daftar saham yang memiliki potensi kenaikan.  Cara membuka :

PERHATIAN : TABEL Di Update setiap pagi antara jam 08.30 – 08.55

1. Buka : http://bei5000.com/grafik_saham/stock.php

2. Klik tab : Technical Table

3. akan terbuka tabel mistique yang ter urut secara abjad.

Sedikit penjelasan

JIka Short = Bull maka Harga di atas MA 5, sebaliknya jika Short = bear maka harga penutupan di bawah MA 5

Jika Mid = Bull maka harga di atas MA 21, sebaliknya jika Mid = Bear maka harga di bawah Ma 21

dan Jika long = Bull maka harga di atas Ma 55, sebaliknya jika long = bear maka harga di bawah MA55

Jika DH 5 = True maka harga penutupan adalah harga penutupan tergtinggi selama 5 hari terakhir / break 5 day high

Jika DH21 = TRUE maka harga penutupan = harga penutupan tertinggi selama 21 hari terahir / break 21 Day high

Jika DH 55 = True maka harga penutupan = harga penutupan tertinggi selama 55 hari terakhir / break 55 day high

Contoh di atas adalah contoh Mistique tertanggal 3 Oktober 2013 , silahkan klik di “DH 55” dan akan ter sortir secara otomatis

Kalau kita lihat pada tabel di atas beberapa saham yang DH 55 = TRUE pada 3 oktober adalah

APIC, BAJA, BCIP, COWL, GAMA, NIRO, PADI, TMPI (signal di generate sebelum pembukaan pasar jam 09.00)

Dan pada penutupan 3 oktober tercatat

APIC turun dari 510 menjadi 500

BAJA turun dari 630 menjadi 620

BCIP naik dari 425 menjadi 450
COWL naik dari 325 menjadi 350

GAMA naik dari 450 menjadi 455

NIRO naik dari 290 menjadi 195

PADi naik dari 1200 menjadi 1270

dan TMPI stagnan,

Anda bisa menilai sendiri bagaimana kinerja tabel di atas dengan menggunakan kriteria DH 55 = TRUE

 

Facebook Comments

Training Saham Privat di Bandung

Bagi anda yang membutuhkan pelatihan saham secara privat, saya menyediakan training dengan  materi yang terfokus pada kebutuhan peserta.

Investasi Per peserta RP. 2.000.000

Jika lebih dari 1 peserta , bisa dapat diskon

Waktu : negosiasi sesuai kesepakatan

Yang didapat : materi dari saya atau sesuai kesepakatan dan free member selama 1 bulan senilai RP. 500.000

bagi yang tertarik hubungi, hendrik_lwww@bei5000.com

terima kasih

Facebook Comments

Menghitung Harga Wajar Saham

Menghitung Harga Wajar Saham

Dalam menghitung harga wajar saham, metode yang saya pakai adalah dengan cara memprediksi berapa Laba yang mungkin dikumpulkan oleh emiten selama 10 tahun ke depan dan kemudian menyesuaikan nilai uangnya ke masa kini. Kenapa perlu menyesuaikan nilai uangnya ke masa kini, sebab Indonesia saat ini berada dalam periode inflasi, yang artinya Rp. 1000 saat ini lebih banyak daripada Rp. 1000 tahun depan.

Misal tahun ini Rp. 1000 bisa digunakan untuk membeli 100 gram beras. tahun depan hanya bisa digunakan untuk membeli hanya 90 gram beras. Angkanya tetap sama Rp. 1000 namun nilainya turun. Dan saya ingat tahun 2004 saya waktu kuliah membeli telur sekilo hanya RP. 6.000 saat ini telur sekilo Rp. 18.000. Artinya Rp. 6000 di tahun 2004 bisa membeli 1 kg telur, saat ini Rp. 6000 yang sama hanya bisa untuk membeli 1/3 kg telur. Rp. 6000 tetap sama namun nilainya berubah.

 

Kembali ke menghitung harga wajar saham,

Misal suatu emiten memiliki book value sebesar Rp. 1000 per saham

Dan memiliki EPS sebesar Rp. 100 per saham, anggap saja perusahaan ini akan kerja selama 10 tahun kemudian tutup. Dan setelah t utup tentu book value akan dibatgikan kepada pemegang saham. Maka Selama 10 tahun perusahaan akan menghasilkan RP. 100 per tahun per saham x 10 tahun = Rp. 1000 per saham

maka Secara teoritis jika tidak ada inflasi maka harga wajar perusahaan tersebut menurut saya adalah book value + proyeksi eps yang bisa dihasilkan = Rp. 1000 + Rp. 1000 = Rp. 2000 per saham.

Namun masalahnya adalah kita berada dalam periode inflasi yang berarti EPS yang dihasilkan tahun depan dan tahun – tahun berikutnya harus di sesuaikan ke masa kini.

Rumus untuk menyesuakan Nilai uang masa depan ke masa ini adalah

V = X / ((1+Y%)^n)

Dimana X adalah nilai uang uang ingin disesuaikan,  Y = Inflkasi, dan n adalah tahun ke

Maka jika dengan asumsi perusahaan mengalami growth 0% dan inflasi 10% maka EPS yang bisa ihasilkan dan disesuaikan

maka Rp. 1000 tahun depan setara dengan Rp. 1000 / ((1+10%)^1)  = 909,09

Sementara Rp. 1000 2 tahun ke depan setara dengan Rp. 1000 / ((1+10%)^2) = 826,12

Tahun ke 3 = 751

tahun ke 4 = 683

dan seterusnya hingga tahun ke 10.

=====================================

Di atas adalah contoh dimana growth = 0% maka tiap tahun EPS yang akan dihasilkan adalah Rp. 1000.

Bagaimana jika growth nya bukan 0% ,. anggaplah 5%.

Maka EPS tahun depan akan menjadi 1050 (1000 + growth 5%) ,

namun disesuaikan dengan inflasi 10% –> Rp. 1050 / ((1+10%)^1) = 954

tahun ke dua EPS akan menjadi RP. 1102 yang didapat dari 1050 + 5% kemudian disesuaikan dengan rumus

1102 / ((1+10%)^2) = 911

dan seterusnya hingga tahun ke 10.

Kemudian hasil EPS yang disesuaikan selama 10 tahun, dijumlahkan dan kemudian di tambah dengan Book Value dan hasilnya adalah proyeksi perkiraan harga wajar.

Kalkulator Harga Wajar Saham

Anda tidak perlu susah – susah menghitung sebab kami telah menyediakan toolnya di : http://bei5000.com/hitunghargawajarsaham/

Anda cukup mengisi kode saham, Book value, Asumsi growth asumsi inflasi, risk factor, dan EPS maka sistem kami akan menghitungnya untuk anda.  Risk factor adalah sesuatu yang subjektif, karena sebenarnya tidak ada kepastian dalam menghitung harga wajar saham, maka risk factor ada untuk mereduksi hasil proyeksi harga wajar saham, agar didapat hasil yang makin konservatif.

Biasnaya risk factor saya isi 5%, namun buat perusahaan yang memiliki resiko lebih besar, misal DER tinggi, maka saya akan mengiri 7-8%.

Ingin lebih lanjut lagi belajar tentang mengitung harga wajar saham

Buku Analisis Fundamental

Cover Buku Analisis Fundamental
Facebook Comments

Buku Analisis Fundamental

Cover Buku Analisis Fundamental
Cover Buku Analisis Fundamental

 

Bagi teman – teman sekalian yang ingin belajar lebih lanjut tentang analisa fundamental, saya ada membuat sebuah buku saham Analisa fundamental yang isinya mencakup pola pikir saya dalam menganalisa suatu saham dari sisi fundamental, bagaimana menentukan fundamental perusahaan suatu perusahaan apakah bagus atau jelek, dan bagaimana memanfaatkan kondisi fundamental perusahaan untuk mendapatkan keuntungan di pasar modal.

Info buku

Jumlah Halaman : +- 300 Halaman

Harga : RP. 250.000

DISKON 30% Hingga 31 Maret 2016

menjadi HANYA 175.000

Informasi order buku saham Analisa Fundamental

Transfer ke rekening

BCA no Rekening 4491 295 702

Atas Nama Robert Hendrik Liembono

Kirimkan bukti pembayaran ke hendrik_lwww@bei5000.com ==========

Bagi pembeli buku saham Analisa fundamental , dapatkan diskon 40% untuk pembelian DVD Laporan keuangan (lebih dari 10 dvd) dari tahun 2000-2013 dengan Harga Rp. 240.000 (Harga normal Rp. 400.000)

Cuplikan buku saham Analisa Fundamental :

Banyak orang sekedar memahami bahwa jika membeli perusahaan yang laba nya naik, maka harga sahamnya akan naik pula sehingga si pembeli akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham tersebut. Namun seringkali si pembeli kecewa karena setelah membeli berdasarkan kenaikan laba, tiba – tiba harga saham terus turun. Lantas kemudian tidak lagi mempercayai analisa fundamental.

Ada beberapa catatan yang menjadi sorotan saya.

1. Analisa fundamental sulit  dipergunakan pada perusahaan komoditas.

Saya pribadi agak anti dalam mempergunakan analisa fundamental pada perusahaan komoditas (misal cpo, coal, nikel) karena perusahaan komoditas TIDAK memiliki kendali akan harga jual produknya. Harga jual ditentukan oleh mekanisme pasar. Sehingga suatu ketika harga komoditasnya sedang naik, perusahaan ini bisa untung besar, dan sebaliknya ketika harga komoditasnya turun. perusahaan pun tidak bisa berbuat apa – apa, karena diatur dalam kontrak, maka harga jual perusahan pun turun sehingga laba perusahaan komoditas dari yang tadinya untung besar bisa menjadi rugi besar. Dan bagi saya dalam mempergunakan analisa fundamental, faktor KESTABILAN laporan keuangan sangatlah dibutuhkan. Jika perusahaan memiliki laporan keuangan yang tidak stabil, dengan alasan apapun, saya tidak akan memakai analisa fundamental untuk perusahan seperti ini. Namun bukan berarti saya tidak akan membelinya, hanya saja , kalau membeli perusahaan komoditas, saya sepenuhnya mempergunakan analisa teknikal, samasekali tidak ada faktor fundamental.

Saya terus terang lebih suka membeli perusahaan yang bisa mengendalikan harga jualnya. Sehingga ketika harga bahan baku naik, dia bisa menaikan harga jual, dan ketika harga bahan baku turun (MUNGKIN) tidak ikut menurukan harga jual, sehingga cuan pun bertambah :D.

2. Dalam mempergunakan analisa fundamental selalu lihat prospek ke depan.

Data – data fundamental yang sudah anda dapatkan saat ini semuanya PASTI SUDAH EXPIRE. Karena memang data – data tersebut adalah data masa lalu. sementara tidak ada yang tau masa depan. Sehingga sangat diperlukan seorang pengguna analisa fundamental yang Visioner, bisa melihat ke depannya. Beberaapa tips saja (yang saat ini masih lumayan valid). Selalu amati perubahan politik, kondisi masyarakn indonesia yang konsumtif, alam yang menghasilkan banyak komoditas , pertumbuhan pendudukan dan pertumbuhan kelas menengah. karena hal – hal ini akan membuat analisa fundamemntal menjadi lebih valid.

============

Daftar Isi :

Sejarah BEI5000.Com
Hidup Adalah Investasi
Kenapa Harus Investasi di Saham?
Saham Itu Seperti Medan Perang
Pasar Saham, MLM, dan Ponzi Scheme
Mindset Sebelum Berinvestasi
Ketenangan itu Penting
ANALISIS FUNDAMENTAL
Siapa Bilang Analisis Fundamental itu Sulit?
Fundamental: Menilai Risiko (1)
Fundamental: Menilai Risiko (2)
Membeli Saham untuk Investasi: Kualitas
Membeli Saham untuk Investasi: Harga
Menghitung Harga Wajar Saham
Analisis Fundamental Emiten
Siklus Kenaikan Harga Saham
Warran
Dampak Aksi Korporasi Terhadap Harga Saham
Analisis Makro Ekonomi

Growth Prediction
Analisis Sektoral
Margin
Margin BBCA
Mata Uang Utang
Strategi
Lampiran: LSIP
Membaca Laporan Keuangan (1)
Membaca Laporan Keuangan (2): Balance sheet
Membaca Laporan Keuangan (3)
Membaca Laporan Keuangan (4)
Analisis PER (Price to Earning Ratio)
Analisis Saham Melalui Sinetron
Ngobrol Perbankan Pagi Hari
Kapan Beli Reksa Dana Saham?
Analisis Buyback KKGI: Lebih Baik Bagi Dividen Saja
Analisis Tukar Guling, Buyback Bumi, Bumi PLC
Analisis Right Issue cowl ? Backdoor Listing
Menentukan Batas Cut Loss
Diversifikasi, Perlukah?
TRADING FOR LIVING
Syarat Minimal
Trading Sambil Bekerja
Rencana Investasi dan Trading Jangka Panjang (1)
Rencana Investasi dan Trading Jangka Panjang (2)
Suka Berutang? Harus Tahu Caranya …
Bijak Dengan Koneksi Internet
Ucapan Terima Kasih

Facebook Comments

Buku Saham Teknikal

Promosi BUKU Saham I, II dan III
Sangatlah berbahaya jika mau main saham tanpa disertai dengan pengetahuan yang memadai, untuk itu, Abah telah mengeluarkan BUKU SAHAM I, II dan III sebagai penduan di pasar modal Indonesia. Di buku ini akan dibahas mengenai teknik yang abah sering gunakan dalam memprediksi pergerakan harga saham. Isinya sangat mudah untuk dipahami dan praktis, sangat mudah untuk di aplikasikan,
Daftar Isi :
BUKU I :
1 : Technical Analysis Introduction
1.1 TA is an ART
1.2 Psikologis Trading
1.3 Taking Profit
1.4 Cut Loss
1.5 TA dan FA       2 : Rebound and Correction
2.1 Intraduction
2.2 Indikator Rebound / Correction3 : Trend Lines
3.1 Introduction
3.1.1 Uptrend
3.1.2 Downtrend
3.1.3 Sideways
3.2 Make a Trend lines
3.3 Advancing Trend LInes
3.3.1 Nested Trend LInes
3.3.2 Reversal Point
3.4 A Story about trend lines
BUKU II :
1 : Support Resisten
1.1 : Menerobos Penghalang
1.2 : Penggunaan Support / Resisten
1.3 : Cut Loss
1.4 : Beberapa Pola Support / Resisten
2 : MA (Moving Average)
2.1 : Menggunakan MA
2.2 : Validitas MA
2.3 : Menggabungkan MA dengan metode lain (Trend lines / MACD)
3 : MACD (Moving Average Convergence Divergence)
3.1 : Introduction
3.2 : Membaca MACD
3.3 : Menggunakan MACD
3.4 : Beberapa Pola MACD
4 : RSI (Relative Strength Index)
5 : Bandarmology (Introduction)
BUKU SAHAM III

Daftar Isi :
SIKLUS EMOSI PASAR
   Euphoria
   Anxiety
   Denial
   Fear – Desperation _ Panic
   Capitulation – Despondency
   Depression
   Hope
Strategi Trading Memanfaatkan Siklus Emosi Pasar
Panduan Memilih Saham
Analisa Teknikal : Metode Yang Paling Valis
Perencanaan Keuangan
Srategi Investasi
Hidup itu Investasi
Trading Plan
Simulasi Cut Loss================

Per buku Rp. 75.000

Untuk Pembelian 3 buku sekaligus, diskon Rp. 25.000

 

pemesanan ke : hendrik_lwww@bei5000.com

 

Facebook Comments

CD Laporan Keuangan

Bagi teman – teman yang membutuhkan, saya menyedikan CD/DVD Berisi Laporan keuangan emiten BEI sejak tahun 2000 hingga Q2 2015  kecuali tahun 2002. Seharga Rp. 400.000,

Dapatkan DISKON 40% untuk DVD Laporan keuangan

Jika pemesanan dilakukan sekaligus dengan pembelian buku saham Analisis Fundamental / Teknikal

Bagi yang berminat keterangan lebih lanjut bisa hubungi hendrik_lwww@bei5000.com

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: